Temuan backtest
Pola historis, bukan saran. Abnormal return = vs IHSG (^JKSE). Belum termasuk biaya/spread; in-sample; horizon pendek ~10 hari sekitar ex. 26 event suspensi (volume 0) dipisahkan. Halaman ini statis per-build — angka terakhir dihitung ulang: backtest 2026-10-31, validasi prediksi 2026-10-06.
Menguat menjelang cum
Lonjakan terbesar di H-40→H-20; lima hari terakhir lebih tipis. Lihat screener run-up.
Ex-date: turun, tapi < nilai dividen
Harga turun di 88% event (~0.8x DPS). Pemulihan H+20 median -1.3% (42.86% pulih), sering terus lemah relatif pasar. Hanya 68% event yang kembali ke level cum dalam 60 hari bursa — bila pulih, mediannya ~5 hari.
Antisipasi > tahan demi dividen > kejar dip
Simulasi rotasi dividen (upper bound)
Portofolio hipotetis yang selalu memegang emiten dengan cum-date terdekat (≤45 hari), menggulir tiap ex-date, biaya 0.4% /rotasi. Perfect hindsight — membuktikan besaran peluang, bukan return realistis. Yang actionable: median +0.2%/rotasi,54% positif.
PERFECT HINDSIGHT — upper bound: mesin selalu tahu cum berikutnya. Total return membuktikan besaran peluang, BUKAN return realistis. Angka actionable ada di perRotation. Dividen net pajak 10%; 654 kali dividen terkumpul.
Seberapa akurat prediksi jadwal?
Walk-forward 875 event: predictor menjawab ex-date berikutnya dari sejarah yang tersedia saat itu. Error median 17 hari; 69% mendarat ≤30 hari. Label confidence benar-benar memilah: tinggi 84% ≤30h vs rendah 24%.
Diukur hanya pada event dengan ≥2 sampel sejarah per tipe (875 dari 1.526 event) — coverage 100% berlaku untuk subset itu, bukan klaim akurasi universal. Emiten dengan histori tipis/tidak rutin tidak masuk penilaian.
Yield lebih tinggi → run-up lebih kuat
Tapi drop & gagal-pulih setelah ex juga lebih dalam (lihat trap di bawah).
Run-up terkuat
Min. 4 event
| PBSA Paramita Bangun Sarana Tbk | +20.8% 100% · 7x |
| GHON Gihon Telekomunikasi Indonesia Tbk | +18.7% 100% · 5x |
| IKBI Sumi Indo Kabel Tbk | +17.0% 100% · 5x |
| CAMP Campina Ice Cream Industry, Tbk. | +16.6% 100% · 4x |
| HAIS Hasnur Internasional Shipping Tbk | +15.6% 100% · 5x |
| TOTL Total Bangun Persada Tbk | +14.8% 100% · 5x |
| PBID Panca Budi Idaman Tbk | +13.9% 100% · 5x |
| WOMF Wahana Ottomitra Multiartha Tbk | +13.6% 100% · 5x |
Dividend trap
Capture (cum→H+10) paling rugi
| IKBI Sumi Indo Kabel Tbk | -10.8% 1.26x div · 5x |
| GHON Gihon Telekomunikasi Indonesia Tbk | -10.6% 1.6x div · 5x |
| BTPS Bank BTPN Syariah Tbk | -9.5% 1.27x div · 7x |
| HEXA Hexindo Adiperkasa Tbk | -7.2% 0.98x div · 7x |
| SSMS Sawit Sumbermas Sarana Tbk. | -7.2% 1.07x div · 6x |
| UNIC Unggul Indah Cahaya Tbk | -7.0% 1.74x div · 8x |
| AMOR Ashmore Asset Management Indonesia Tbk | -6.6% 2x div · 11x |
| WINS Wintermar Offshore Marine Tbk | -6.3% 0.4x div · 4x |